Bela Peternak, Mendag Tidak Senang Harga Daging Ayam Turun

Advenia Elisabeth
Harga daging ayam mengalami penurunan. Namun nyatanya, kondisi ini tak disenangi oleh Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan.  (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan mengaku tidak senang jika harga daging ayam turun. Alasannya kasihan kepada peternak jika harga turun

Diketahui, harga daging ayam mengalami penurunan dari sebelumnya dibanderol Rp32.000 per kilogram (kg), kini Rp26.000 per kg.

"Kalau (daging) ayam turun saya enggak senang, kasian peternak ayam. Kalau ayam Rp26.000 di pasar berarti grosir beli Rp20.000 ke peternak ayam Rp16.000 rugi. Karena pedagang ayam itu paling murah beli Rp19.000," ujar Zulhas saat meninjau barang pokok di Pasar Tomang Barat, Jakarta, Kamis (18/8/2022).

Zulhas menambahkan, karena harga daging ayam turun, saat ini telur ayam yang akan menetas banyak yang dimatikan atau dimusnahkan. Hal itu dilakukan guna mengurangi over supply pada ayam. 

"Karena over supply, ayam jadi murah, kita juga enggak suka. Sama kaya sayuran. Misalnya bawang, bawang itu kan di Jawa tengah Rp40.000, di Padang Rp30.000, di sini bawang kelas satu masih Rp40.000, yang kelas dua Rp35.000. Kalau terlalu murah kita juga enggak bisa. Kita harus naikkan lagi karena kalau bawang sampai Rp20.000, di petaninya Rp10.000 dong, rugi dia enggak bisa menanam bawang lagi," kata dia.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Wamentan Sudaryono Sebut 4 Juta Vaksin Disiapkan Tangani Wabah PMK

57 tahun lalu

Viral Video Peternak di Pasuruan Buang Ribuan Liter Susu Dampak Pembatasan Kuota 

57 tahun lalu

Heboh Puluhan Ternak Sapi Warga Mati Mendadak di Kota Batu, Ada Apa?

57 tahun lalu

Kisah Sukses Polisi di Asahan Ternak Entok Jumbo, Setiap Bulan Terjual Ratusan Ekor

57 tahun lalu

Masyarakat Diminta Sembelih Hewan Kurban di RPH, Mendag: Enggak Boleh Sembarangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal