Monce Brury mengatakan pada Kamis (27/10) pukul 17.00 WITA pihaknya mendapatkan informasi telah terjadi kondisi yang membahayakan jiwa manusia, KM Berkat Lisan mengalami mati mesin di perairan Pulau Makalehi, Sitaro.
"Pada pukul 18.00 WITA, kami memberangkatkan satu tim dengan menggunakan kapal KN Bima Sena 228, untuk melaksanakan Operasi SAR," katanya.
Ia mengatakan KN Bima Sena langsung bergerak ke lokasi ke titik koordinat yang korban kirimkan.
Kronologis kejadian ketiga anak buah kapal (ABK) berangkat dari Manado dan mencari ikan tuna di perairan Pulau Makalehi, Sitaro.
Pada hari ketujuh saat mencari ikan, mesin kapal tiba-tiba mati, dan tidak bisa diperbaiki.