Tiga dusun di desa tersebut, dihuni 210 kepala keluarga (KK) atau 1.966 jiwa. Seluruhnya, kata Arfan, terdampak banjir.
Tokoh pemuda wilayah Tomilito, Army Syahrudin Buna, mengatakan tiga desa di kecamatan tersebut tergolong rawan banjir, yaitu Desa Leyao, Bubode dan Milango.
Sejak Minggu sore, beberapa dusun di Desa Milango juga terendam banjir, bahkan untuk masuk ke tiga desa ini melalui Desa Milango, warga yang menggunakan motor dan mobil akan mengalami kesulitan sebab di dusun Milango bawah, air merendam permukiman mencapai lutut orang dewasa dengan kondisi jalan berlubang.
"Kondisi ini sangat rawan untuk dilalui," katanya.
Hal yang sama terjadi di Desa Bubode. Air di daerah aliran sungai hampir meluber ke jalan dan permukiman warga dengan kondisi curah hujan yang tinggi.
"Kami berharap, bantuan segera datang. Khususnya membantu warga terdampak mengungsi ke tempat aman," ujarnya.