Banjir dengan ketinggian hingga satu meter itu terjadi setelah wilayah Taluditi dan kecamatan lainnya seperti Buntulia, Wonggarasi, dan Popayato diguyur hujan deras beberapa hari terakhir.
Sebelumnya BMKG telah mengeluarkan peringatan potensi cuaca ekstrem pada 9-15 Oktober 2022.
Hasil analisis dinamika atmosfer terkini menunjukkan adanya sirkulasi siklonik yang membentuk pola belokan angin serta perlambatan kecepatan angin, yang dapat meningkatkan aktivitas konvektif dan pertumbuhan awan hujan.
Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprediksi potensi curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pad 32 provinsi termasuk Gorontalo.