Balai Sungai Sarankan Permukiman Zona Bahaya Pantai Amurang Direlokasi

Antara
Sejumlah rumah rusak setelah dihantam bencana longsor pesisir Pantai Amurang pada 15 Juni 2022 lalu. (Foto: Antara/HO-BNPB)

Selanjutnya, zona rawan yaitu daerah berjarak 30-100 meter dari garis pantai, tersusun oleh tanah hasil sedimentasi dengan tebal satu sampai dua meter, kedalaman muka air tanah

Sedangkan zona aman, yaitu daerah berjarak >100 meter dari garis pantai, tersusun oleh batuan berjenis tuf kompak dengan keterpadatan air tanah dan potensinya sedikit, kualitas air tanah nilai TDS <150
PPM.

Selanjutnya, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Minahasa Selatan, Thorie R Joseph mengatakan, relokasi warga yang masuk di zona bahaya akan dilakukan secara bertahap.

"Saat ini ada sebanyak 114 keluarga yang tinggal di hunian sementara, mereka akan dipindahkan ke hunian tetap bila sudah selesai dibangun pemerintah pusat melalui kementerian terkait," ujarnya.

Dia berharap, pembangunan hunian tetap ini bisa dipercepat sehingga warga korban bencana longsor pesisir Pantai Amurang tidak terlalu lama berada di hunian sementara.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Banjir Karawang Tak Pernah Selesai, Dedi Mulyadi Minta Warga Mau Direlokasi

57 tahun lalu

Tolak Relokasi, Warga Rusak Fasilitas Taman Nasional Tesso Nilo Pelalawan

57 tahun lalu

Longsor Cilacap, Pemprov Jateng Siapkan Rp400 Miliar untuk Relokasi Warga Terdampak

57 tahun lalu

Longsor di Majenang Cilacap, BNPB Segera Relokasi 28 Warga

57 tahun lalu

Pemerintah Siapkan Relokasi Warga Cikande Serang dampak Temuan Radioaktif Cesium 137

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal