Angka Stunting di Gorontalo Masih Tinggi 

Antara
Sejumlah peserta mengikuti peningkatan kapasitas pengelola pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) di Kota Gorontalo.(Foto: Antara) 

GORONTALO, iNews.id – Tahun ini jumlah anak usia di bawah dua tahun (baduta) terpapar stunting di Propinsi Gorontalo sebanyak 25.477. Jumlah ini tersebar di Kabupaten Gorontalo, Pohuwato, Boalemo dan Bone Bolango,

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Gorontalo berkomitmen untuk menurunkan angka stunting melalui peningkatan kapasitas pengelola pengasuhan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang diselenggarakan di Kota Gorontalo.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Gorontalo Hartati Suleman mengatakan kegiatan itu dilakukan untuk meningkatkan komitmen pemangku kebijakan dan mitra kerja terkait di tingkat kabupaten, kecamatan dan desa lokus stunting.

"Kita ingin meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pengelola dan pelaksana di lini lapangan tentang pengasuhan dan tumbuh kembang anak pada periode 1.000 HPK di Provinsi Gorontalo," ujarnya, Rabu (16/6/2021).

Untuk mewujudkannya, kata Hartati, BKKBN berkomitmen untuk menjalankan Program Kependudukan, KB dan Pembangunan Keluarga (Bangga Kecana).

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bangkalan Fokus Perbaikan Gizi Anak, Muhammad Mosleh: Peran Komunitas Jadi Kunci Tekan Stunting 

57 tahun lalu

Cegah Stunting, Wamendagri Ingatkan Pemda soal Anggaran Tak Efisien

57 tahun lalu

Kisah Pilu Bocah di Lebak Stunting Berat karena Keterbatasan Ekonomi, Kondisinya Mengenaskan

57 tahun lalu

Mandiri Sahabat Desa Fokus pada 200 Keluarga Risiko Stunting di Yogyakarta

57 tahun lalu

Cegah Stunting, Posyandu Mawar Desa Ransang Terima Bantuan Susu dan Vitamin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal