Ada Anggota Jamaah Islamiyah Sudah Kembali ke Indonesia, Tetaplah Waspada

Okezone
Arie Dwi Satrio
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono. (Foto: Divisi Humas Polri) 

Kemudian agama jadi satu alasan dalam mengekspresikan ketidakpuasan dan kebencian.  Untuk mencegah paham radikalisme di kalangan muda, kata Argo, perlu dilibatkan seluruh stakeholder yang bersentuhan langsng dengan dunia pendidikan, sosial, keagamaan, komunikasi dan keamanan di lingkungan masing-masing.  "Ya perlu peran serta semua stakeholder," katanya. 

Argo juga menambahkan Densus 88 terus melakukan pemantauan terhadap jaringan teror yang ada di Indonesia. Mulai dari pengumpulan bahan informasi, pengolahan informasi sampai dilakukan penegakan hukum. 

 "Spesifiknya, Densus 88 sudah melakukan penegakan hukum terhadap 20 peserta pelatihan JI," kata Argo.

Editor : Cahya Sumirat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Densus Sebut Kelompok ISIS Susupi Aksi Demo Rusuh di Jateng

57 tahun lalu

Sebar Propaganda Radikal, Terduga Teroris Simpatisan JAD Ditangkap Densus 88 di Purworejo

57 tahun lalu

Densus 88 Gerebek Rumah Terduga Teroris di Majalengka, 1 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Jamaah Islamiyah Bubar, Densus 88 Amankan 40 Kg Bahan Peledak hingga Ratusan Peluru

57 tahun lalu

Minta Maaf ke Negara, 2 Mantan Tokoh Senior Jamaah Islamiyah Dukung Pembubaran JI

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal