"Ada 1.250 orang yang memasukan berkas dan yang memenuhi syarat sebanyak 1.046 orang yang dibagi menjadi dua tahap," kata Marni.
Marni Nisabu menjelaskan dibaginya dua tahap proses penerimaan beasiswa ini disebabkan keterbatasan anggaran, sehingga masih menunggu anggaran perubahan.
"Dari 1.046 orang yang dinyatakan lolos, kami bagi menjadi dua tahap sebab adanya keterbatasan anggaran sehingga sisanya tahap dua nanti menunggu anggaran perubahan," ujarnya.
Marni Nisabu mengungkapkan anggaran yang tersedia untuk beasiswa Bone Bolango Cemerlang tahap satu sebesar Rp2,4 miliar. Ia menambahkan dalam program beasiswa Bone Bolango Cemerlang tahap satu sebanyak 846 dan tersebar di beberapa Perguruan Tinggi yang ada di Provinsi Gorontalo, luar Provinsi Gorontalo bahkan luar negeri.
Beberapa perguruan tinggi itu, di antaranya Universitas Negeri Gorontalo, IAIN Sultan Amai Gorontalo, Politeknik Kesehatan Gorontalo, Universitas Muhamadiyah Gorontalo, Universitas Bina Mandiri Gorontalo, Universitas Ichsan Gorontalo, STIMIK Ichsan Gorontalo, STIKES Bhakti Nusantara Gorontalo, STIA Bina Taruna Gorontalo.
Selanjutnya, STITEK Bina Taruna Gorontalo, Universitas Nahdatul Ulama Gorontalo, Politeknik Gorontalo, Universitas Gorontalo, UPBJJ UT Gorontalo, beberapa Universitas luas daerah bahkan Universitas Al-Azhar Kairo.