"Kami masih mendata jumlah kerugian namun dalam kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa, sedangkan ketinggian air di pemukiman penduduk Kampung Laine yang sebelumnya mencapai 1 meter, saat ini sudah surut," ujarnya.
Dia mengimbau masyarakat yang ada di daerah itu agar tetap waspada terhadap cuaca ekstrem yang terus terjadi.
"Kami tetap mengimbau warga agar waspada, sebab hujan masih mengguyur Kabupaten Sangihe," tuturnya.
Camat Tamako Albert Takasaping mengatakan, banjir terjadi pada Rabu pukul 02.00 Wita di saat warga masyarakat sedang tidur terlelap.
"Warga terkejut ketika bangun tengah malam, rumah mereka sudah tergenang air," kata Camat Takasaping.