Apalagi, kata dia, sepanjang jalan ke hulu Kota Palopo ini kontur tanahnya cukup labil. "Waspada tapi tidak panik, waspada khususnya saat hujan deras. Karena sepekan terakhir banyak terjadi longsoran," ujarnya.
Diinformasikan BPBD Kota Palopo, longsor kembali terjadi pada Rabu (10/11/2021) sore hari, tepatnya antara km 13 dan km 14 yang menutup badan jalan sepanjang kurang lebih 20 meter.
Akibatnya jalur Palopo-Toraja kembali terputus. Longsor ini menyebabkan satu rumah ibadah roboh dan tertimbun material longsor.