Dia menjelaskan, Ustaz Maulana mengakui hal itu bukan unsur kesengajaaan karena dia akan menghadiri acara di Sudiang. Namun karena takut terlambat akibat terjebak macet, Ustaz Maulana memilih naik motor.
"Alasannya saat itu jalan macet dan dia terburu-buru tidak mau mengecewakan warga yang sudah menunggunya," katanya.
Kendati Ustaz Maulana telah meminta maaf, operator kamera tilang elektronik milik Direktorat Lalu Lintas Polda Sulsel tetap melakukan penelusuran dan memberikan surat tilang ETLE kepada pemilik motor tersebut.
"Untuk pengendara terekam kamera ETLE. Bila sudah ada datanya mungkin akan dilakukan tindakan tilang ETLE," ucapnya.
Jumahir menyampaikan, warga dan pengguna jalan agar tetap memakai helm dan menaati rambu-rambu lalu lintas saat berkendara. Hal ini demi keamanan untuk diri sendiri maupun pengendara lain.