Suwanto menegaskan, tindakan yang diberikan kepada pasien termasuk Akila, semua atas persetujuan dari pasien atau keluarga pasien.
Menanggapi dugaan masyarakat adanya malapraktik, DPRD Kabupaten Luwu Utara akan memanggil perwakilan rumah sakit untuk menjelaskan kronologi kejadian.
Sebelumnya, kisah meninggalnya Akila yang viral di media sosial memunculkan dugaan adanya malapraktik yang dilakukan tenaga medis. Bahkan orang tua menilai tindakan tenaga medis tidak sesuai prosedur operasi, misalnya usus Akila yang terurai keluar hanya ditangani secara manual oleh perawat tanpa sterilisasi dan tanpa dibawa ke ruang operasi.