"Jembatan ini sudah dikerjakan selama tiga bulan. Selama ini warga menggunakan jembatan kayu untuk menyeberang," ujar Ketua RT setempat Kahartika, Kamis (24/10/2024).
Menurutnya jembatan ambruk saat proses pengecoran, namun dipastikan tidak ada korban jiwa.
"Ada korban luka dari pekerja satu orang tapi hanya luka ringan. Saat pengecoran ada empat pekerja, memang saya tidak lihat jadi pas kejadian baru datang cek," katanya.
Menurutnya beberapa saat setelah jembatan ambruk, para pekerja pergi meninggalkan lokasi.
Tidak jauh dari lokasi jembatan ambruk, terdapat papan pengumumpan pengerjaan proyek. Proyek pembangunan jembatan ini dari Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar yang dilaksanakan CV Sigma Jaya Konstruksi dengan konsultan Trimako Abdi Konsulindo.
Tak tanggung -tanggung total anggaran yang bersumber dari APBD Makassar ini mencapai Rp771 juta dengan estimasi waktu pengerjaan 150 hari mulai 14 Juni 2024.