"Alhamdulillah api dapat dipadamkan sebelum petugas Damkar tiba, meski di lantai dua masih ada beberapa orang dan panik dengan kejadian itu," katanya.
Adapun sejumlah peralatan di dalam vihara lantai dua rusak dan hangus terbakar. Beberapa di antaranya lilin, bunga dan patung meski tidak semuanya hangus.
Sementara untuk mengantisipasi agar kejadian nahas itu tidak terulang kembali, baik petugas pengamanan dan warga setempat membantu berjaga-jaga di sekitar vihara.
"Ini sebagai bentuk kewaspadaan dan wujud toleransi dengan menjaga keamanan yang melakukan ibadah pada Hari Raya Waisak," kata salah seorang warga di sekitar Jalan Salahutu, Makassar.