Menurut dia, polisi kini mengintensifkan pemantauan melalui patroli siber untuk mencaritahu akun-akun yang tidak bertanggung jawab dan dengan sengaja menyebarkan informasi bohong soal COVID-19.
Sebab, informasi hoaks bisa membuat kegaduhan dan sangat mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat. Khususnya, warga yang berada di wilayah Sulsel.
"Kita terus melakukan patroli cyber memantau akun yang sengaja menyebarkan berita bohong termasuk informasi virus korona," katanya.