PANGKEP, iNews.id - Ratusan pelajar dari perbatasan Bali dan Lombok dipulangkan ke kampung halaman akibat batal melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Kabupaten Pangkep, Sulawasi Selatan (Sulsel). Sebelum naik kapal perintis, ratusan pelajar asal Kecamatan Lukang Kalmas tersebut diperiksa kesehatan untuk mencegah terjangkit wabah Covid-19 atau corona.
Para siswa ini menaiki Kapal Sabuk Nusantara 66 yang bersandar di Pelabuhan Manccini Baji, Kecamatan Labakkang, Kabupaten Pangkep. Sebelumnya, pelajar ini datang ke Ibu Kota Pangkep untuk mengikuti UNBK.
Sayang pelaksanaan UNBK ditiadakan dan merebaknya wabah covid-19. Untuk itu Pemerintah Kabupaten Pangkep mengupayakan untuk mengembalikan para siswa ini ke pulau perbatasan Bali dan Lombok.
Menurut Guru DDI Aliyah Mandryah, Ashar, dia dan murid-muridnya terpaksa kembali ke pulau lantaran UNBK ditiadakan akibat wabah corona. “Ini kami disemprot dulu, sebelum pulang, tidak apa-apa demi menekan wabah corona,” katanya, Minggu (5/4/2020).
Menurut Kabid Kesehatan Pangkep, Suardi mengatakan setelah pemeriksaan kesehatan, terdapat 14 siswa dengan gejala batuk dan pilek. Petugas kesehatan lantas memberikan obat kepada mereka selama perjalanan pulang ke pulau.