"Tidak ada yang bisa dilakukan. Guru beserta siswa yang lain tidak bisa berbuat apa-apa karena diancam. Jika terlibat, maka jiwa mereka pun ikut terancam," ujarnya.
Kasus siswa dikeroyok ini telah dilaporkan ke polisi. Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan mengatakan, jika keluarga korban memang sudah melaporkan kejadian ini.
"Petugas tengah melakukan penyelidikan. Nanti perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan," katanya.
Akibat pengeroyokan itu, Abu Bakar mengalami luka memar dan benjol di kepala. Dia sempat dilarikan ke RSUD Syekh Yusuf Gowa untuk mendapatkan perawatan.
Alimuddin menuturkan, pihak keluarga berharap aparat kepolisian segera mengungkap para pelaku dan memprosesnya secara hukum.