Tak lama kemudian petugas datang dan menghalau warga untuk tidak lagi melakukan penyerangan ke mahasiswa yang ada di dalam kampus.
Kapolsek Tamalate Kompol Irwan mengatakan bahwa bentrok ini terjadi karena warga merasa terusik oleh sikap mahasiswa yang tidak mau bubar.
Untuk korban, kata dia, belum tahu ada berapa. Sebab anggotanya masih melakukan pendataan.
"Kita belum tahu untuk korban, karena anggota masih melakukan penyisiran," katanya.