Tokoh Islam Sulsel Sepakat Tunda Ibadah di Masjid 99 Kubah hingga Bangunan Rampung

Sindonews
Syachrul Arsyad
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah dan beberapa pimpinan OPD memantau perkembangan pembangunan Masjid 99 Kubah di Makassar. (Foto: Sindonews/Syachrul Arsyad)

"Kalau kita pertahankan material yang dipakai sekarang, saya tahu persis alkopan itu paling lama lima tahun. Kita harus memahami itu. Yang kedua, kita harus tahu bahwa tanah ini tanah sedimen. Hati-hati kita," katanya.

Menurutnya, pembangunan masjid ini merupakan wewenang Pemprov Sulsel. Namun, DMI wilayah Sulsel akan ikut bertanggung jawab dalam pemanfaatannya ke depan jika telah rampung. "Pak gubernur saya yakin berniat baik untuk kita semua," ucap Amin Syam.

Senada, Sekretaris MUI Wilayah Sulsel, Prof Muh Ghalib mengajak masyarakat menjaga solidaritas dengan mendukung Pemprov Sulsel untuk merampungkan pembangunan masjid. Arahan pemerintah saat ini perlu diikuti demi kemaslahatan bersama.

"Insyaallah nanti setelah selesai, sudah rampung, sudah siap dimanfaatkan, barulah kemudian kita bersama-sama dan memanfaatkan masjid ini," ujar Ghalib.

Ghalib menambahkan, masjid sedianya menjadi tempat pemersatu umat, bukan justru menjadi tempat berselisih antarkelompok. Jalan terbaik saat ini dengan bersabar menunggu konstruksinya rampung. Apalagi masih banyak tempat ibadah lain yang bisa dimanfaatkan lebih dulu.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger Siswi SMK di Makassar Dicoret dari Paskibraka gegara Bahasa Daerah, Ini Respons Kesbangpol 

57 tahun lalu

Nurdin Abdullah Isi Materi Retret Partai Perindo Sulsel, Bagikan Strategi Menang Pilkada

57 tahun lalu

DPW Perindo Sulsel Konsolidasikan 24 DPD, Nurdin Abdullah Serukan Penguatan Kerja Kolektif

57 tahun lalu

Heboh Larangan Senam di Taman Pakui, Ini Penjelasan Pemprov Sulsel

57 tahun lalu

Ngabuburit di Masjid 99 Kubah, Wisata Religi di Makassar Memikat Hati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal