Tidak Terima Dibully di Facebook, Bupati Pangkep: Semoga Kita Bisa Ketemu

Sindonews
Muhammad Subhan
Bupati Pangkep Syamsuddin A Hamid. (Foto: Sindonews).

PANGKEP, iNews.id - Bupati Pangkep, Syamsuddin A Hamid, menjadi korban bully atau perundungan di media sosial Facebook. Ada akun netizen yang memberikan kritik keras dan mencemooh kepala daerah tersebut dengan kata tak senonoh.

Kasus ini berawal dari salah satu grup Facebook 'Diskusi Demokrasi dan Pilkada Pangkep'. Akun atas nama Umar Purwanto menuliskan kata-kata bersifat makian dengan bahasa kotor.

Menanggapi kasus tersebut, Bupati Syamsuddin mengatakan, pernyataan netizen tersebut merendahkan. Bahasanya juga kasar dan tidak sepantasnya disampaikan. Dia mengaku tidak tahu motif akun Facebook tersebut mencemoohnya.

"Saya kira dengan kritikan-ktitikan yang dilontarkan di postingan ini, terima kasih. Semoga pengganti saya nantinya bisa lebih baik. Saya paham ini pancingan secara politik," kata Syamsuddin di Kabupaten Pangkep, Sulsel, Selasa (6/10/2020).

Namun untuk makian terhadap dirinya, kepala daerah tersebut mengaku tidak terima. Apalagi dia tidak memiliki masalah pribadi dengan seseorang bernama Umar Purwanto.

"Kalau kritikannya oke, tidak ada masalah. Tapi kalau bahasa makian saya secara pribadi tidak bisa terima. Kepada saudara, semoga kita bisa ketemu di salah satu tempat," ujar dia.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
9 hari lalu

Viral Video Perempuan Dihajar di Pinggir Jalan Tuban, Polisi Turun Tangan

18 hari lalu

Pesan WA Terakhir Siswa Korban Perundungan di Lumajang kepada Kakak: Mengeluh Sakit Hampir Mati

18 hari lalu

Perundungan Berujung Maut, Siswa SMP di Lumajang Tewas Dipukul gegara Sampah

31 hari lalu

Siswa SMP Jadi Korban Perundungan Kakak Kelas di Sekolah, Sang Ibu Minta Keadilan

3 bulan lalu

Viral Siswa SMP di Tuban Jadi Korban Perundungan, Dipukul dan Ditendang Kakak Kelas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal