Teroris Bom Bunuh Diri Yatim sejak Kecil, Istri Aktif dalam Pengajian di Villa Mutiara Makassar

Herman Amiruddin
Prosesi pemakaman terduga teroris bom bunuh diri di Makassar. (Foto: iNews/Herman).

Ketua RW Muzakkar mengatakan, Lukman menjadi anak yatim sejak kecil. Pada tahun 2000 lalu bapaknya meninggal dunia, sehingga dia dan ibunya tinggal di Kota Makassar.

"Sempat tinggal di sini (Maros) saat masih ada bapaknya. Tapi setelah dibawa ke Makassar, kami sudah tidak tahu lagi," ujar dia.

Jenazah lukman dimakamkan di samping kuburan bapaknya di pemakaman keluarga di Kelurahan Pallantikang, Kecamatan Maros Baru, Senin petang.

Muzakkar mengaku kaget saat mendengar pelaku aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar ternyata masih kerabatnya. Namun saat polisi mendatanginya dan meminta keterangan, barulah dia percaya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

3 Komplotan Begal Bersajam Incar Sopir Truk di Maros Ditangkap, Sudah 4 Kali Beraksi

57 tahun lalu

Dramatis! Damkar Potong Cincin di Jari Jenazah Lansia Sebelum Dimakamkan di Makassar

57 tahun lalu

Terungkap! Begini Modus Oknum Kiai Cabuli 3 Santriwati di Maros

57 tahun lalu

Oknum Kiai Cabuli 3 Santriwati di Maros Ditangkap usai Buron ke Kalimantan

57 tahun lalu

Geger! Anjing Gila Positif Rabies Gigit 8 Warga di Maros, Akhirnya Ditembak Mati

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal