"Rincinya, dua patah dan satu hanyut. Ketiganya terletak di Desa Watuoha, Kecamatan Aere," katanya.
Jembatan rusak tersebut merupakan penghubung antardusun dan desa yang menjadi sarana vital warga beraktivitas setiap hari. Sementara untuk rumah yang terendam di Desa Iwoimenggura masih di Kecamatan Aere.
"Tidak begitu berdampak karena rata-rata model bangunan panggung," ucapnya.
BPBD juga telah menerjunkan tim menuju lokasi untuk pendataan lebih rinci. Kerugian dampak luapan sungai belum bisa diestimasi karena personelnya terkendala akses ke beberapa lokasi akibat jembatan rusak tidak bisa dilalui kendaraan.