Jumardi mengatakan banyak kendaraan operasional pengangkut sampah ikut mengantre karena bergantung pada solar. Kendaraan tersebut digunakan untuk menunjang pelayanan kebersihan setiap hari.
"Kalau mobil sampah memang di sini langganannya pak. Ini banyak mobil sampah antre karena langka solar. Kalau mobil sampah full tangki bisa dipakai tiga sampai empat hari," ujarnya.
Petugas SPBU, Syamsul mengatakan kondisi antrean dan keterbatasan solar sudah terjadi hampir satu minggu. Menurutnya, pasokan dari Pertamina tetap datang setiap hari, tetapi waktu pengiriman tidak menentu.
"Belakangan ini sudah hampir satu minggu begini. Pengantarannya masuk ke sini tidak menentu, kadang pukul 01.00 siang, kadang pukul 02.00 siang, atau kadang sore," kata Syamsul.
Syamsul menjelaskan, sebelumnya SPBU menerima pasokan solar sekitar 16 ton per hari. Namun dalam beberapa hari terakhir, jumlah pasokan berkurang menjadi sekitar 8 ton per hari.