Soal Alat Suntik Habis di RSUD dan Pasien Harus Beli Sendiri, Ini Kata Dinkes Jeneponto 

Sulaiman Nai
Warga mengeluhkan pelayanan RSUD di Jeneponto karena kekosongan alat suntik dan harus beli sendiri. (Foto: iNews/Sulaiman Nai).

Kendati demikian, bila hal ini memang benar, makan akan memberikan sanksi kepada RSUD tersebut.

“Tentu ada tindakan tegas, tapi kami akan konfirmasi ke pihak rumah sakit dahulu. Upaya apa yang harus mereka lakukan selanjutnya karena tidak boleh sebenarnya ada kekosongan jarum suntik di rumah sakit,” ucapnya.

Sebelumnya, pelayanan RSUD Latopas Jeneponto dikeluhkan warga karena stok suntikan yang habis. Pasien diminta membeli alat tersebut sebelum berobat.

Keluhan ini disampaikan Hj Nurbaya warga Desa Bontocini, Kecamatan Rumbia. Dia diminta petugas medis untuk membeli jarum dan spoit (alat suntik) di apotek terdekat.

Direktur RSUD Latopas Jeneponto, dr Bustaming, sementara belum bisa dikonfirmasi terkait kasus kekosongan alat dan jarum suntik tersebut. Wartawan sudah menghubungi yang bersangkutan, namun teleponnya tidak diangkat.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penggeledahan Kantor Dinkes Ponorogo Berlangsung 8 Jam, Sejumlah Dokumen Disita

57 tahun lalu

Dendam Lama Berujung Maut di Jeneponto, Pelaku Pembunuhan Ditangkap

57 tahun lalu

Perketat Pengawasan Takjil, Pemkot Madiun Lindungi Warga dari Makanan Berbahaya

57 tahun lalu

10 Warga Jabar Terpapar Virus Super Flu, Terdeteksi sejak Agustus

57 tahun lalu

RSUD Pidie Jaya Kewalahan Tangani Korban Banjir Bandang, Pasien Membeludak Obat Menipis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal