Sebanyak 1.500-an Warga Sulsel Jalani Rapid Test

Antara
Gubernur Sulsel Prof Nurdin Abdullah saat menjemput ratusan santri dari Jatim di Bandara Sultan Hasanuddin, Kota Makassar, Rabu (15/04/20220). (Foto: Pemprov Sulsel)

"Karena itu, kami mengambil tindakan untuk melakukan rapid test kepada seluruh warga Sulsel yang telah melakukan perjalanan dari luar daerah," ujar dia.

Sebelumnya sebanyak 235 santri dari pesantren di Jawa Timur asal Sulsel. Dari hasil rapid test ini semua santri tersebut dinyatakan negatif. Namun tetap harus isolasi mandiri selama 14 hari.

"Alhamdulillah semuanya negatif. Mereka diperbolehkan dijemput keluarga, kita juga telah mengedukasi keluarga mereka untuk lakukan isolasi selama 14 hari," katanya.

Meski demikian, Ichsan mengemukakan, tidak semua yang memiliki hasil positif dari tes cepat juga akan menemui hasil sama pada pemeriksaan swab.

"Tes cepat bisa positif kepada orang-orang cross reaction, ada virus memang di dalam tubuhnya tetapi itu bukan corona, ini dinamakan positif palsu tetapi sedikit saja," katanya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
3 hari lalu

Viral Video Penyerangan di Makassar, Ternyata Anak SD Main Perang-perangan Pakai Kertas

6 hari lalu

Makassar jadi Kota Terpanas di Indonesia, Suhu Tembus 35,5 Derajat Celsius

6 hari lalu

16 Adegan Rekonstruksi Suami Bunuh Istri di Makassar, Korban Diserang Gunakan Badik

8 hari lalu

Kecelakaan Maut di Maros, Minibus Tabrak Truk dan Kios hingga Sopir Tewas Terjepit

10 hari lalu

Kebakaran Hebat di Makassar, 5 Rumah Ludes Dilahap Api gegara Korsleting Listrik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal