MAKASSAR, iNews.id – Puluhan pengungsikorban gempa dan tsunami asal Tonopuli Utara, Kecamatan Palu Selatan, Kota Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), tiba di Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis sore (4/10/2018). Kondisi mereka kelaparan dan kehausan.
Beruntung para pengungsi yang kebanyakan anak-anak ini berpapasan di jalan dengan salah seorang pengusaha di daerah tersebut. Mereka langsung diajak makan di sebuah rumah makan di daerah Salubulo Palopo.
Setelah makan dan beristirahat, para pengungsi akan kembali melanjutkan perjalanan. Sebanyak 31 pengungsi ini berencana mengungsi ke wilayah dataran tinggi di Sulsel, tepatnya wilayah Tanah Toraja Sulsel. Pasalnya, mereka masih trauma tinggal di sekitar wilayah pesisir.
Para pengungsi ini selamat dari terjangan gempa dan tsunami yang menghantam Pantai Talise-Palu berkali-kali. Salah seorang korban selamat, Gebi, mengaku sangat bersyukur karena bisa selamat dari tsunami yang menyeret mobil yang dikendarainya bersama anak balitanya.
Dia bersama balitanya berhasil selamat setelah mobil yang mereka kendarai terseret air laut dan menabrak bangunan rumah hingga tertahan kayu besar. Dia kemudian memecahkan kaca belakang mobil sehingga bisa turun dari atas mobil. Dia langsung menyelamatkan diri bersama anaknya dengan melewati atap rumah warga yang hancur.