Puluhan Makam di Takalar Hilang dan Terbongkar akibat Abrasi

Bugma
Puluham makan di Takalar hilang dan terbongkar akibat abrasi. (Foto:Bugma/iNews)

Ia pun meminta kepada pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat untuk membangun pemecah ombak agar makam keluarga pahlawan nasional ini tidak terkana abrasi.

"Sekarang sudah 7 meter, jika ini tidak cepat dibikin pemecah ombak, saya yakin 1 tahun lagi akan hancur," ujarnya. 

Menurutnya, abrasi hingga gelombang air pasang tinggi terparah ini terjadi sejak satu tahun terakhir dan terparah di dua dusun yakni Dusun Punaga dan Dusun Malelaya Desa Punaga, Takalar. 

Dengan adanya abrasi ini, warga berharap agar pemerintah segera melakukan penanggulangan abrasi di sepanjang bibir pantai Desa Punaga. 

Sebab, abrasi dan gelombang air pasang kini terus mengancam permukiman warga  terlebih lagi karena sudah merusak dan menghilangkan banyak makam.

Editor : Candra Setia Budi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pembangunan 81 Hunian Tetap Korban Abrasi Pantai Amurang Akan Dituntaskan

57 tahun lalu

Balai Sungai Kaji Ulang Penempatan Pengaman Pantai di Lokasi Abrasi Pesisir Amurang

57 tahun lalu

Gelombang Tinggi Terjang Pantai Cipatuguran Sukabumi, 4 Rumah dan 1 Kafe Rusak

57 tahun lalu

Abrasi di Pantai Padang Pariaman Makin Parah, Ini Penyebabnya

57 tahun lalu

Pantai Tarun Melonguane Talaud Dilanda Abrasi, 3 Rumah Rusak Parah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal