Pria di Makassar Siram Air Keras ke Mantan Pacar, Korban Luka Bakar di Sekujur Tubuh

Tim iNews
Polisi menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap mantan pacar di Makassar. (Foto: ist)

Iptu Abdul mengungkapkan, pelaku dan korban telah putus hubungan sejak enam bulan lalu. Namun, pelaku masih berusaha untuk kembali menjalin hubungan.

Korban diketahui menolak ajakan rujuk, sehingga memicu kemarahan pelaku. Bahkan, pelaku rela datang jauh dari Papua untuk menemui korban di Makassar.

"Jadi sudah beberapa bulan itu sudah tidak menjalin hubungan selayaknya pacaran karena ini perempuan sudah menolak untuk mau kembali jadi pacarnya. Makanya pelaku ini jauh-jauh datang dari Irian (Papua) datang ke sini untuk mencari korban," katanya.

Pelaku kemudian mendatangi rumah korban dan langsung melakukan penyiraman air keras saat korban berada di dalam kamar.

"Tempatnya disiram itu jadi pas di rumah korban, di kamar tidurnya," ucapnya.

Akibat penyiraman air keras tersebut, korban mengalami luka bakar serius hampir di seluruh tubuhnya. Saat ini, korban tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

"Jadi Luka bakar itu di sekujur tubuhnya sesuai dengan foto tadi yang ada di rumah sakit. Jadi sementara dilakukan perawatan di rumah sakit Bhayangkara Makassar," ujarnya.

Kasus tersebut kini ditangani polisi untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk menyelesaikan persoalan secara bijak tanpa tindakan kekerasan.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS 4 Orang, Ini Rute Pelariannya

57 tahun lalu

Polisi: Foto Penyiram Air Keras Aktivis KontraS di Medsos Menyesatkan, Hasil Rekayasa AI

57 tahun lalu

Terungkap! 4 Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Kabur ke Senen hingga Bogor

57 tahun lalu

Polisi Cari Sidik Jari dan DNA Pelaku Penyiram Aktivis KontraS lewat Wadah Air Keras dan Helm

57 tahun lalu

Berbekal Rekaman CCTV, Polisi Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis Andri Yunus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal