Polri Buka Kembali Dugaan Kasus Pemerkosaan 3 Anak di Luwu Timur Diapresiasi

Antara
Tim Bareskrim Polri audit Polres Luwu Timur. (Foto: iNews/Nasruddin).

MAKASSAR, iNews.id - Langkah polri membuka kembali dugaan kasus pemerkosaan 3 anak di Kabupaten Luwu Timur diapresiasi. Perkara ini sempat viral di media sosial dan menjadi sorotan publik.

Direktur LBH Makassar, Muhammad Haedir menilai, seharusnya kasus ini dibuka saat gelar perkara lanjutan pada Maret 2020 di Mapolda Sulsel. Namun demikian, tidak menjadi masalah sepanjang dibuka kembali.

"Kami mengapresiasi dibukanya kembali kasus ini setelah dihentikan, meskipun terlambat," kata Haedir di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Kamis (14/10/2021).

Langkah selanjutnya, LBH akan bekerja sama memberikan masukan kepada penyidik dengan memberikan bukti-bukti pemeriksaan kepada korban, baik hasil wawancara maupun pemeriksaan secara fisik.

Pihaknya berharap, gelar perkara khusus nanti melihat kepentingan terbaik anak. Sebab tidak sama pemeriksaan kasus anak dengan kasus pidana umum lainnya.

Terkait bukti baru saat gelar perkara, dia mengatakan, ada hasil asesmen dari Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Makassar.

"Selain itu, sudah jelas temuan tim Mabes Polri yang turun ke sana menemukan ada perbedaan hasil visum dan wawancara dengan dokter Imelda," kata dia.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tok! Kakek Pemerkosa 5 Bocah di NTT Divonis 18 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Polisi Tembak Begal Sadis di Bandung, Korban Perempuan Diperkosa dan Diancam Pisau

57 tahun lalu

Biadab! Remaja di Makassar Perkosa dan Bunuh Bocah 12 Tahun usai Nonton Video Porno

57 tahun lalu

Ayah Tiri Perkosa 2 Anak Kembar Sekaligus di Surabaya, Salah Satu Korban Hamil

57 tahun lalu

Ditangkap di Surabaya, Begini Siasat Licik Pria Pemerkosa Mahasiswi Kaltara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal