Polisi Dalami Motif Perkelahian Mantan TNI dan Sopir Angkot

Muhammad Nur Bone
Polisi saat olah TKP di lokasi penemuan mayat pecatan TNI AU korban pembunuhan di TMP Panakkukang, Makassar. (Foto: iNews/M Nur Bone)

MAKASSAR, iNews.id - Polisi masih mendalami motif perkelahianmantan prajurit TNI AU dan sopir angkot di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Dari informasi yang dihimpun polisi, korban tewas karena tertusuk sangkur miliknya.

Kapolsek Panakukang, AKP Andi Ali Surya, menjelaskan kronologi kejadian berawal sopir angkot bernama Muhammad Soleh (25) mengantar penumpang ke RSUP Wahidin Sudirohusodo dan bertemu dengan mantan anggota TNI AU bernama Herman.

"Saat itu korban meminta diantar ke Jalan Alaudin," kata AKP Andi Ali di Kota Makassar, Sulsel, Sabtu (30/10/2021).

Sesampainya di tengah jalan, kata dia Herman meminta untuk dibelokkan ke Jalan Taman Makam Pahlawan. Ketika itulah tiba-tiba Herman menganiaya sopir angkota tersebut. Mereka sempat berebut sangkur dan terjadi lah duel.

"Karena rebutan sangkur ini korban terkena tikaman di bagian dada. Lalu Soleh ke luar dari mobil dan berteriak meminta tolong kepada warga sekitar, sementara Herman melarikan diri," ujarnya.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geber Motor Saat Antar Jenazah Berujung Tawuran di Makassar

57 tahun lalu

2 Anggota Geng Motor Sadis di Makassar Ditangkap, Terancam 20 Tahun Bui

57 tahun lalu

Tangkap 2 Geng Motor di Makassar, Polisi Sempat Bergelut

57 tahun lalu

Polda Sulsel Bongkar 37 Kasus BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp69,9 Miliar

57 tahun lalu

Licik! Pasutri di Makassar Bawa Kabur HP Warga, Tuduh Korban Begal saat Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal