Salah satu penarik becak, Daeng Yusuf mengaku sejak pembelakuan social distancing di Kabupaten Maros, penghasilannya hanya sekitar Rp20.000 hingga Rp30.000. Jumlah ini dinilai tidak mencukupi kebutuhan keluarga yang terdiri atas satu istri dan dua anak.
“Sebelum ada wabah corona, penghasilan bisa Rp70.000 hingga Rp80.000 untuk makan sehari-hari, sekarang menurun,” katanya.
Bantuan bakti sosial yang dilakukan oleh jajaran dari Polres Maros ini menyasar empat lokasi di Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros. Tak hanya membagikan ratusan paket sembako, para personel juga membagikan ratusan masker dan selebaran yang berisi imbauan dalam rangka pencegahan dan penanganan wabah virus corona.