Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Makassar, Elo Dewata mengaku, sempat kesulitan memadamkan api yang membakar kantor pemerintahan tersebut. Terlebih, ada sejumlah ruanga yang berbahan kayu sehingga api cepat membesar.
"Kendalanya karena ini atap terbuat dari kayu, kemudian gedungnya juga bangunan lama. Makanya rembesan api cepat menyebar di hampir seluruh ruangan di lantai dua," ujar Elo.
Selain itu kendala lainnya, kata dia, TKP yang terbakar merupakan ruangan administrasi. Banyak kertas yang justru membuat api semakin mudah menyebar dan melahap habis kantor lantai dua.
"Saat itu cuma ada beberapa orang, yakni petugas keamanan dan kebersihan. Informasinya titik api berasal dari ruang keuangan di lantai dua," ujarnya.
Sebelumnya kebakaran terjadi di Kantor Dinkes Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan Kota Makassar. Belum diketahui pasti penyebab kebakaran tersebut, namun informasi yang beredar menyebut adanya faktor kesengajaan dalam insiden ini.