Pengakuan Putri Nurdin, Stafsus Gubernur Sulsel Nonaktif yang Gajinya Disebut Rp18 Juta

Sindonews
Putri Fatima Nurdin Abdullah, saat bertugas sebagai Staf Khusus Gubernur Sulsel nonaktif. (Foto: Istimewa)

Dia menjelaskan, staf khusus gubernur itu ada 10 orang dengan pembagian kerja yang sangat jelas untuk mendukung semua aktivitas gubernur.

"Sebagian besar memang selalu menempel di semua kegiatan bapak di dalam dan luar kota. Kalau keluar kota, kami dapat SPPD sekitar Rp200.000-Rp300.000 per hari. Jadi Rp18 juta itu hitungan dari mana? Mungkin yang lihat datanya tidak teliti, dia lihatnya data rapel gaji 2 bulan," katanya.

Putri mengaku, sejak Ayahnya memutuskan terjun ke politik pihak keluarga sering mendapat fitnah.

"Sejak awal bapak memutuskan terjun ke dunia politik, bapak selalu sampaikan risiko fitnah itu sangat besar," ucapnya.

Mulai sejak awal kepemimpinan Nurdin Abdullah di Bantaeng, bunyi ambulans hibah dari Jepang pun dianggap meresahkan warga. Namun sekarang terbukti, kehadiran ambulans tersebut berhasil menekan angka kematian ibu melahirkan di Bantaeng hingga 0 kasus.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Nurdin Abdullah Isi Materi Retret Partai Perindo Sulsel, Bagikan Strategi Menang Pilkada

57 tahun lalu

DPW Perindo Sulsel Konsolidasikan 24 DPD, Nurdin Abdullah Serukan Penguatan Kerja Kolektif

57 tahun lalu

Sejarah Baru, Fatmawati Rusdi jadi Perempuan Pertama Jabat Wakil Gubernur Sulsel

57 tahun lalu

Ternyata Ini Alasan Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Getol Budi Daya Tanaman Pisang

57 tahun lalu

Pj Gubernur Blak-Blakan Sulsel Bangkrut hingga Defisit Anggaran Rp1,5 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal