Penelantaran Jenazah Covid-19 di Palopo Diduga karena Masalah Anggaran

Nasruddin Rubak
Ilustrasi pemakaman jenazah Covid-19 (Antara)

Sementara tim satgas yang bertugas mengantar hingga memakamkan jenazah dengan APD lengkap diakui tidak diberi honir dari dana Covid-19.

"Iya, sementara tidak ada," katanya.

Pria yang menjabat sebagai Kadinkes sekaligus Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Palopo ini melanjutkan, hal serupa juga terjadi pada petugas penggali kubur.

Meski mereka harus menahan terik dengan bermandikan keringat justru menjadi anak tiri mereka hanya mengandalkan gaji dari instansi tanpa honor tambahan.

"Untuk dinas pemakaman belum ada hanya honor dari instansinya," kata Taupiq.

Saat disinggung terkait anggaran, menurut Taupiq, anggaran untuk penanganan Covid-19 di 2020 hanya berkisar Rp7 miliar.

"Keliru itu kalau anggaran Covid-19 Pemkot Rp17 miliar, anggarannya tahun 2020 sekitar Rp7 miliar," kata dia.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geber Motor Saat Antar Jenazah Berujung Tawuran di Makassar

57 tahun lalu

Jenazah Harun Teknisi Helikopter PK-CFX yang Jatuh di Sekadau Dibawa ke Cimahi

57 tahun lalu

6 Jenazah dan 4 Korban Luka Kecelakaan Maut di Majalengka Dipulangkan ke Karawang

57 tahun lalu

Kawanan Lebah Mengamuk di Batang, 1 Orang Tewas 2 Luka-Luka

57 tahun lalu

Isak Tangis Iringi Kedatangan Jenazah Pramugari Pesawat ATR 42-500 Florencia di Manado

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal