Kasus ini terungkap berawal saat guru mendapati dua pelajar laki-laki bermesraan. Ketika itu mereka mengaku menjadi korban pencabulan guru honorer.
Koordinator Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Pinrang, Andi Bakhtiar Tombong mengatakan, dua pelajar ini ditangkap oleh guru bimbingan konseling (BK).
"Saat diinterogasi oleh guru, mereka mengakui korban pencabulan yang dilakukan oleh oknum guru honorer dan penjaga asrama, MS (32) dan FA alias GT (29)," ujarnya.