"Masjid masing-masing relatif orang sudah saling kenal. Kami sudah pantau, ternyata masjid kompleks itu sudah menerapkan protokol kesehatan. Mereka menjamin dan bertanggung jawab di situ," katanya.
Pelaksanaan Salat Id di masjid tersebut termasuk hingga ke pekarangan masjid permukiman setempat. Namun sebelum salat, seluruh jemaah harus dites suhu tubuhnya.
"Kita berharap penanganan kesehatan bisa dimaksimalkan. Kita berdoa semoga segera diangkat virus ini," ujarnya.
Sebelumnya, Pemkot Makassar telah mengundang rapat koordinasi dengan berbagai kalangan baik dari ulama, tokoh masyarakat, dan TNI-Polri membahas persiapan Lebaran tahun ini.
Pertemuan yang digelar di Ruang Sipakatau Kantor Wali Kota Makassar menghasilkan beberapa poin penting. Nantinya ini akan menjadi bahan pertimbangan pada rapat selanjutnya.
"Pada umumnya para ulama mengatakan telah rindu dengan masjid. Namun, pada dasarnya akan tetap mengikuti instruksi pemerintah," kata Yusran.
Selain itu penekanan pada petunjuk teknis pun harus dilakukan, termasuk memastikan seluruh masyarakat memenuhi protokol kesehatan. Masyarakat mesti memakai masker, menjaga jarak, serta rajin mencuci tangan ataupun menggunakan hand sanitizer.