MUI Sulsel Sebut Ajaran Kelompok Taklim Makrifat Sesat dan Menyesatkan

Abdoellah Nicolha
MUI Sulsel saat konferensi soal kelompok Taklim Makrifat di Makassar yang diduga aliran sesat. (Foto: MPI/Abdoellah Nicolha)

MAKASSAR, iNews.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulawesi Selatan (Sulsel) langsung bertindak setelah mendapat laporan adanya aliran menyimpang dan diduga sesat yang menamakan diri Kelompok Taklim Makrifat. Kelompok diduga aliran sesat ini digeruduk warga di Jalan Daeng Siraju, Kota Makassar awal Februari lalu.

Sekretaris MUI Sulsel Prof Muammar Bakry mengatakan, pihaknya telah melakukan kajian atas dakwah pimpinan Taklim Makrifat di kanal YouTube. Kajian tersebut dilakukan setelah Polrestabes Makassar meminta penilaian tentang ajaran yang didakwahkan tersangka Z.

"Setelah pengkajian oleh MUI cabang Makassar dan Sulsel disidang komisi fatwa untuk ajaran kelompok ini, maka ditemukan ajaran tersebut sesat dan menyesatkan," ujarnya, Jumat (16/2/2024).

Rektor Universitas Islam Makassar (UIM) ini menyebut ada beberapa poin ajaran Taklim Makrifat yang dianggap sesat dan menyesatkan. Dia menduga kuat ajaran Taklim Makrifat menyimpang dan sangat berbahaya bagi aqidah dan syariat umat Islam.

"Pertama, dari YouTube atau kajian yang dilakukan itu menyalahi rukun Islam, rukun iman. Kedua, mengingkari Nabi Muhammad sebagai rasul terakhir. Mereka mengakui Muhammad sebagai nabi terakhir, tapi tidak mengakui Muhammad sebagai rasul terakhir," katanya. 

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geger Siswi SMK di Makassar Dicoret dari Paskibraka gegara Bahasa Daerah, Ini Respons Kesbangpol 

57 tahun lalu

Pria di Makassar Babak Belur Dihajar Massa, Diduga Hendak Curi Motor Warga

57 tahun lalu

Anak Durhaka! Pria di Makassar Ancam Bunuh Ayah Pakai Parang gegara Judol 

57 tahun lalu

Polisi Olah TKP Kasus Bocah SD di Makassar Tewas Diperkosa, Ibu Korban Histeris

57 tahun lalu

Biadab! Remaja di Makassar Perkosa dan Bunuh Bocah 12 Tahun usai Nonton Video Porno

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal