Miris, Begini Cerita Anak Korban Pembunuhan Kasus Dukun Santet di Barru

Udin Syahruddin
Anak korban pembunuhan kasus dukun santet (kerudung hijau) menyaksikkan proses pembongkaran makam. (Foto: iNews/Udin).

"Ibu saya waktu itu ditikam 14 kali. Saat meninggal dunia, dia berusia 60 tahun," ujarnya.

Menurut dia, pelaku menganggap anaknya meninggal dunia karena disantet oleh tantenya. Namun begitu tahu kabar kalau AN mengamuk, korban menyarankan agar perempuan yang diduga dukun santet ini pergi menjauh dari desa.

"Almarhum (korban) bilang, lari sana. Karena pelaku mengamuk," ujarnya.

Saat mendatangi rumah terduga dukun santet tersebut, pelaku hanya menemukan IKN. Mirisnya dia lah yang menjadi korban, ditikam pelaku hingga meninggal dunia.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gara-Gara Kandang Ayam, Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Adik Ipar dengan Celurit

57 tahun lalu

Suami Bunuh Istri di Mamuju Tengah, Anak Ikut Tebas namun Selamat

57 tahun lalu

Dugaan Pembunuhan, Pedagang Cilok Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Kontrakan Cikupa

57 tahun lalu

Kronologi Mama Muda Dibunuh-Dibakar Mantan Pacar di Muara Enim gegara Minta iPhone

57 tahun lalu

Mama Muda di Muara Enim Dibunuh Mantan Pacar, Jasad Dibakar lalu Dibuang ke Sungai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal