Mengenal Upacara Rambu Solo Tana Toraja yang Dibuat Candaan Pandji Pragiwaksono

Kastolani Marzuki
Upacara Rambu Solo salah satu adat yang masih dipegang teguh masyarakat Toraja. (Foto: Ant)

JAKARTA, iNews.idKomikaPandji Pragiwaksono dilaporkan Aliansi Pemuda Toraja ke Bareskrim Polri terkait kasus dugaan penghinaan dan atau ujaran kebencian bermuatan SARA terhadap masyarakat Toraja, Sulawesi Selatan. Laporan itu dibuat buntut candaan Pandji saat melakukan stand up comedy terkait upacara Rambu Solo.

Upacara Rambu Solo ini bahkan sudah menjadi agenda wisata dan banyak dikunjungi wisatawan dari mancanegara. 

Dikutip dari laman kebudayaan.kemdikbud.go.id, Suku Toraja mendiami utara pegunungan Sulawesi Selatan, dataran Lawu serta sebagian berada di Sulawesi Barat. 

Suku Toraja ini memiliki julukan Tondok Lili’na Lapongan Bulan Tana Matari'ollo yang bermakna negeri yang bulat seperti bulan dan matahari. 

Asal usul Tana Toraja berasal dari kata Tana yang berarti tanah, kawasan atau tempat tinggal. Orang Toraja lebih senang menyebut diri sesuai dalam kosakata lokalnya sebagai “Toraya". Berarti keturunan Raja, "Orang-orang hebat" atau "manusia Mulia". 

Masyarakat Toraja sangat memegang teguh adat istiadat mereka, apabila melanggar kebiasaan maka disebut pantangan. Hal tersebut membuat penduduk selalu melaksanakan upacara kematian Rambu Solo.

Upacara Rambu Solo

Upacara Rambu Solo merupakan pesta penghormatan terakhir terhadap anggota keluarga yang telah meninggal dunia. Upacara adat itu dilakukan Suku Toraja di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Rambu Solo / Aluk Rampe Matampu merupakan rangkaian upacara yang menyangkut kematian dan pemakaman manusia.

Upacara dilaksanakan setelah lewat tengah hari, sinar matahari mulai terbenam menunjukkan kedukaan atas kematian / pemakaman manusia. Ritual atau kurban persembahan dari upacara ini dilakukan di sebelah barat tongkonan. 

Rambu Solo atau Aluk Rampe Matampu dianggap sebagai upacara untuk menyempurnakan kematian seseorang. Rambu Solo dipersiapkan keluarga almarhum sebagai wujud perpisahan dengan mengantarkan  jiwa yang telah tiada  menuju ke alam roh. Semakin meriah dah lama  acara menandakan status sosial seseorang. Biasa dilakukan tiga hari hingga satu pekan.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pandji Pragiwaksono Dilaporkan ke Polisi, Dianggap Rendahkan Adat Toraja

57 tahun lalu

Janji Pandji Pragiwaksono usai Dilaporkan Polisi Imbas Hina Adat Toraja

57 tahun lalu

Mobil Angkut BBM Terbakar Depan SPBU Toraja Utara, Jalur Trans Sulawesi Lumpuh

57 tahun lalu

Hina Suku Sunda dan Viking, Youtuber Resbob Dituntut 2,5 Tahun Penjara

57 tahun lalu

Sidang Eksepsi Resbob di PN Bandung, Kuasa Hukum Nilai Dakwaan Tidak Jelas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal