Mengenal Tari Pattennung asal Sulawesi Selatan, Sejarah dan Maknanya

Donald Karouw
Tari Pattennung yang merupakan salah satu tarian adat asal Sulawesi Selatan. (Foto: Humas Polri)

Di Kabupaten Wajo, Tari Pattennung dijadikan sebagai tari anpenyambutan untuk menyambut tamu resmi. Tarian ini diciptakan Hj Andi Siti Nurhani Sapada pada tahun 1962 yang menceritakan tentang Pattennung.

Pada tahun 1965-1975, Tari Pattennung beberapa kali ditampilkan dalam mengisi acara kesenian di beberapa negara. Selain itu juga ditarikan pada Hari Proklamasi 17 Agustus di Istana Negara pada tahun 1965.

Keunikan tari Pattennung di Wajo yaitu, pada setiap kunjungan tamu-tamu resmi akan diberikan hadiah lipa sabbe (sarung
sutera) yang merupakan kerajinan khas Kabupaten Wajo sebagai Kota Sutera.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PSM Makassar Tunjuk Darije Kalezic Jadi Pelatih, Juku Eja Siap Menatap Musim Baru

57 tahun lalu

Tragis, 2 Pemancing di Pangkep Tewas Tenggelam usai Jatuh di Sungai Pangkajene

57 tahun lalu

Wajo Geger, Perempuan 58 Tahun Ditemukan Tewas Membusuk dalam Rumah

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Magnitudo 3,9 Guncang Luwu Utara, Terasa hingga Poso

57 tahun lalu

Ketua DPW Sulsel Abdul Hayat Gani Didapuk Jadi Dewan Pembina KKDB, Perkuat Sinergi Tokoh Barru

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal