Mengenal Batik asal Sulawesi Tengah yang Dipakai Elon Musk di KTT B20

Candra Setia Budi
CEO Tesla Elon Musk menghadiri rangkaian B20 Summit secara virtual dengan mengenakan batik warna hijau, pada Senin (14/11/2022). Termyata batik itu dari Sulteng. (Foto: Ist)

Batik Bomba itu sendiri memiliki motif kebersamaan dan keterbukaan. Dengan kebersamaan dan keterbukaan maka sesama warga masyarakat bersatu dengan saling menjaga kepercayaan sehingga semakin mempererat persaudaraan sesama anak bangsa.

Tradisi batik dan tenun Bomba di Palu berasal dari tradisi antar generasi. Biasanya, orang Palu membuat benang sutera yang ditenun dengan alat tenun tradisional menjadi kain. 

Bukan itu saja, mereka juga memproduksi kain batik menggunakan pewarna alami yang berasal dari getah pohon. 

Dari waktu ke waktu, batik Bomba mengalami perkembangan, seperti mulai dari penciptaan banyak motif yang menggambarkan budaya, tanaman, dan kadang-kadang motif yang menggambarkan puisi atau syair rindu nelayan tentang cinta dan kehidupan.

Selain itu, ada juga berbagai motif asli yang menggambarkan nilai-nilai budaya lokal seperti Taiganja (ornamen logam mulia).

Editor : Candra Setia Budi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BMKG: 804 Gempa Susulan Guncang Sigi Sulteng Dipicu Aktivitas Sesar Sausu

57 tahun lalu

Update Gempa M 6,7 Sulawesi Tengah: 1.652 Rumah Rusak, 3 Tewas dan 91 Luka-Luka

57 tahun lalu

Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas

57 tahun lalu

Update Gempa M 6,7 Guncang Sulteng, 1.074 Rumah Rusak, 73 Luka-Luka dan 1 Tewas

57 tahun lalu

6 Fakta Gempa Dangkal M6,7 Guncang Sulawesi Tengah, Nomor 4 Picu Kerusakan Massif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal