Melihat Pembuatan Kapal Legenda Pinisi di Tanjung Bira Bulukumba

Candra Setia Budi
Proses pembuatan Kapal Pinisi di Tanjung Bira Bulukumba. (Foto: Kemenparekraf/Ist)

Biasanya, untuk satu Kapal Pinisi dikerjakan sekitar 5 sampai 10 orang. Masyarakat sekitar percaya jika perahu satu dikerjakan secara beramai-ramai atau banyak orang, akan memengaruhi atau mengurangi nilai seni dari perahu itu.

Pembuatan Kapal Pinisi menggunakan bahan baku kayu jenis Bitti yang dipadukan dengan kayu Ulin yang biasa disebut kayu besi dari Sulawesi Tenggara.

Pembuatan pinisi membutuhkan waktu lama, dari bahan baku terkadang lama sampainya, hingga pengerjaannya yang masih tradisional dan mengandalkan tenaga manusia.

Untuk menyelesaikan sebuah pinisi, dibutuhkan waktu satu sampai dua tahun karena harus melewati serangkaian proses, mulai dari pemesanan kayu besi, pemotongan, dan pembentukan interior kapal. 

Pada saat kapal Pinisi selesai dibuat, maka kapal tersebut akan ditarik ke laut oleh ratusan orang. Pembuatan kapal Pinisi dan proses pelepasan kapal ke laut merupakan atraksi wisata yang menarik.

Editor : Candra Setia Budi
Artikel Terkait
13 hari lalu

Kapal Wisata Pinisi Terbakar di Perairan Bulukumba, Api Diduga dari Anjungan

2 tahun lalu

Kapal Pinisi Terbakar di Perairan Labuan Bajo, Kobaran Api Muncul dari Bagian Mesin

2 tahun lalu

Kapal Pinisi Monalisa I Tenggelam di Labuan Bajo NTT, Bawa 5 Wisatawan

3 tahun lalu

Kapal Layar Tradisional Asal Indonesia Pinisi, Kebanggaan Masyarakat Bugis

3 tahun lalu

Kapal Pinisi Patah Kemudi di Labuan Bajo, Nasib 17 Penumpang Tak Diketahui

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal