Abdul Aziz menyebutkan, Imam Nawawi, ulama besar mazhab Syafi’i menyebutkan hadist Rasulullah tersebut menjelaskan, dianjurkannya melakukan dua azan untuk salat subuh, satu kali azan sebelum terbit fajar dan satu lagi pada awal terbitnya fajar.
“Azan ini juga kalau kita pernah umrah atau haji, di masjid-masjid di Arab, terutama masjid Haram dan Nabawi melakukan dua adzan ini, pondok-pondok pesantren baik yang tua maupun yang baru yang mengenal hadist ini juga melakukan dua kali adzan sebelum subuh,” katanya.
Abdul Aziz melanjutkan, pelaksanaan dua kali azan subuh juga untuk memotivasi umat muslim untuk ibadah subuh dengan penuh semangat dan kebaikan.
“Untuk menjelaskan kepada Umat Muslim bahwa azan dua kali tersebut akan memberikan dampak dan motivasi besar untuk bangun subuh dan mempersiapkan diri untuk ibadah subuh dengan penuh semangat dan kebaikan,” paparnya.
Kepala Biro Kesra Sulsel, Andi Iqbal Najamuddin membenarkan Masjid Kubah 99 Asmaul Husna mengumandangkan azan subuh dua kali sejak tiga hari lalu.