Dari hasil olah TKP, polisi menemukan sejumlah barang milik korban di lokasi, di antaranya sepeda motor, sepatu, telepon genggam dan tas.
Kanit Tipidum Satreskrim Polres Gowa Ipda Andi Muhammad Alfian mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab pasti kematian korban dengan mengumpulkan sejumlah fakta dan keterangan saksi.
"Ini masih kami lakukan langkah-langkah penyelidikan. Kami juga masih mencari fakta-fakta terkait kematian yang bersangkutan," ujarnya, Senin (18/5/2026) malam.
Dia menyebut jenazah korban pertama kali ditemukan oleh teman kuliahnya pada Senin malam.
"Jenazah ditemukan pukul 19.30 WITA oleh teman kuliah almarhum," katanya.
Korban diduga tewas setelah melompat dari lantai tiga gedung kampus. Namun dugaan tersebut masih akan dipastikan melalui proses penyelidikan dan autopsi.
Sejumlah rekan kuliah korban juga telah dimintai keterangan sebagai saksi untuk membantu mengungkap kronologi kejadian. Saat ini jasad korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk menjalani autopsi guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.