"Dia (pelaku) mengancam serta merusak motor milik korban menggunakan pisau dan mengatakan 'kau pilih nyawamu atau hartamu'," ujarnya.
Usai mengambil satu unit handphone korban, pelaku kemudian kabur menuju ke arah pintu satu atau gerbang utama Unhas. Sementara korban melapor ke satpam kampus dan diteruskan ke polisi yang bersiaga di sekitaran kampus.
Saat menyisir, petugas lebih dulu menemukan sepeda motor yang dikendarai pelaku terparkir di pinggir trotoar kampus. "Pelaku didapati bersembunyi di dalam taman kampus Unhas," kata dia.