"Jalan raya di sana terputus. Warga yang hendak menuju kantor Desa Burasia harus melalui jalan alternatif lain yang memang jarak tempuhnya cukup jauh," kata Humas Polres Tanah Toraja, Aiptu Erwin.
Akses tersebut melewati jalan Lembang Kandua' menuju jalan Poros Makale-Bittuang dan kembali memutar ke Lembang Burasia dengan jarak tempuh cukup jauh.
Atas terjadinya bencana longsor, Pemerintah Lembang Burasia telah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Tana Toraja bersama dengan Babinsa, Babinkamtibmas mendatangi lokasi tanah longsor untuk melakukan tindakan.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun material tanah longsor yang bergeser sejauh 300 meter membuat sebanyak 200 pohon tanaman kopi dan kakao tertimbun tanah" sebutnya.