Selain pencarian di sekitar lokasi terakhir keberadaan korban, Basarnas juga melakukan pemantauan di sepanjang Pantai Tanjung Tiram.
Operasi pencarian korban juga melibatkan Tim Penyelamat Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, UKM SAR UHO, masyarakat Desa Tanjung Tiram dan keluarga korban. Total diterjunkan empat unit longboat, satu unit perahu karet dan peralatan pendukung lainnya.
Sebelumnya, pada Minggu (9/1/2022), korban yang merupakan warga Desa Tanjung Tiram keluar memancing di sekitar Pulau Hari, sekitar pukul 13.30 WITA. Pada Senin sekitar pukul 05.00 WITA, perahu milik korban dalam posisi terbalik ditemukan oleh nelayan yang sedang mencari ikan.
"Telah dilakukan pencarian hingga informasi ini diterima dengan hasil nihil, sehingga tim diberangkatkan untuk melakukan operasi pencarian," ucap Aris.