Kata Kapendam soal Oknum TNI Mengamuk Acungkan Pistol ke Warga di Makassar

Yoel Yusvin
Tangkapan layar oknum TNI membawa pistol saat mendatangi rumah warga di Kota Makassar hingga viral di media sosial. (Foto: iNews)

MAKASSAR, iNews.id – Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIV Hasanuddin, Kolonel Inf Mangapul Hutagalung angkat bicara terkait insiden sejumlah oknum TNI mengamuk sambil mengacungkan pistol ke warga di Kota Makassar. Peristiwa itu terekam kamera CCTV hingga viral di media sosial

Dia mengatakan, Denpom XIV/4 Makassar telah memanggil oknum TNI yang terlibat untuk diperiksa dan diselidiki lebih lanjut.

“Polisi Militer masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab terjadinya peristiwa tersebut,” katanya, Kamis (5/9/2024).

Hingga saat ini, motif di balik aksi koboi tersebut masih belum diketahui. 

Sebelumnya, sejumlah oknum TNi berseragam lengkap mendatangi rumah seorang warga berinisial HM di kawasan Perumahan Bumi Husada Indah, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. 

Sejumlah oknum TNI mengamuk dan berkali-kali mengacungkan pistol ke arah warga. Dalam rekaman CCTV, terlihat puluhan oknum TNI berpakaian dinas dan preman mendatangi rumah HM. 

Kedatangan mereka untuk mencari HM. Namun saat itu, HM tidak ada di rumah karena istrinya sedang menjemput anak ketiga mereka. Mereka membongkar paksa pagar, mematikan listrik dan mendobrak pintu rumah yang saat itu dihuni dua orang anak kecil.

Mendengar keributan, warga sekitar keluar rumah dan salah satu oknum TNI langsung mengacungkan pistolnya. 

Akibat kejadian itu, istri HM, yakni RN trauma berat bersama ketiga anaknya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Geber Motor Saat Antar Jenazah Berujung Tawuran di Makassar

57 tahun lalu

2 Anggota Geng Motor Sadis di Makassar Ditangkap, Terancam 20 Tahun Bui

57 tahun lalu

Tangkap 2 Geng Motor di Makassar, Polisi Sempat Bergelut

57 tahun lalu

Viral Aksi Licik Emak-Emak Gasak Pakaian Adat Bali di Gianyar, Toko Rugi Jutaan Rupiah

57 tahun lalu

Polda Sulsel Bongkar 37 Kasus BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Negara Capai Rp69,9 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal