PANGKEP, iNews.id – Kematian Serda Rusdi, anggota TNI Kodim 1413 Buton yang ditemukan tewas tergantung di pohon dengan tangan terikat di Desa Rahantari, Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara pada Rabu (19/8/2020) menyisakan duka mendalam bagi keluarga almarhum.
Mereka tidak menyangka Serda Rusdi meninggal tidak wajar. Terlebih, almarhum meninggalkan seorang anak yang masih butuh perhatian sosok ayah.
Ibu mertua Serda Rusdi, Sopia mengaku kaget begitu mendapat kabar menantunya meninggal tergantung dengan tangan terikat. “Kaget. Ibu langsung ke sini. Meninggalnya kenapa kurang tahu, ketemunya pagi,” katanya ditemui di sela-sela pemakaman jenazah Serda Rusdi.
Sopia mengaku selama ini menantunya tidak pernah memiliki masalah keluarga maupun dengan istri atau anaknya. “Tidak ada masalah, malah dia mau jemput istrinya,” ucapnya.
Dia menuturkan, tiga hari sebelum ditemukan tewas, almarhum berencana membawa istri dan anaknya ke tempat tugasnya di Bombana. Sebab, selama pandemi corona Serda Rusdi tidak bisa pulang. “Ya, rencananya mau jemput istri dan anaknya mau dibawa ke sana biar deket,” ujarnya.