Kasus Pos Polisi di Makassar Dilempari Bom Molotov, Kapolda Sulsel: Kami Bentuk Tim Khusus

Muhammad Nur Bone
Pos polisi di Makassar dilempari bom molotov oleh orang tidak dikenal. (Foto: Muhammad Nur Bone/iNews)

MAKASSAR, iNews.id - Kasus pos polisi yang dilempari bom molotov oleh orang tidak dikenal (OTK) di Jalan Andi Pangeran Pettarani, Kota Makassar Sulawesi Selatan (Sulsel), masih terus didalami petugas kepolisian. Diduga, kejadian itu terkait dengan tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Kapolda Sulsel Irjen Nana Sudjana mengatakan, untuk mengungkap kasus itu dan menangkap para pelaku pihaknya sudah membentuk tim khusus. 

"Kami sudah membentuk tim khusus untuk mengungkap kasus itu, dan masih dalam penyelidikan," katanya, Senin (3/10/2022) malam.
 
Dalam kejadian itu, para pelaku tidak hanya melempari pos polisi dengan bom molotov saja. 

Tetapi, mereka juga meninggalkan pesan dengan tulisan 'polisi pembunuh suporter arema' yang di coret di samping dinding pos lalu lintas.

"Ada tulisan yang kurang pantas di pos itu. Saat ini sedang diselidiki untuk mengungkap kasus tersebut," katanya.

Editor : Candra Setia Budi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Diduga Terkait Tragedi Kanjuruhan, Pos Polisi di Makassar Dilempar Bom Molotov OTK, Ini Kata Kapolda

57 tahun lalu

Pos Polisi di Makassar Terbakar Usai Dilempari Bom Molotov, Pelaku Tinggalkan Pesan, Ini Isinya

57 tahun lalu

5 Fakta IRT Curi Perhiasan di Toko Emas Rp1 Miliar Lebih Pakai Bom Molotov, Nomor 3 Mengejutkan

57 tahun lalu

Geger! IRT di Makassar Lempar Bom Molotov ke Toko Emas hingga Terbakar

57 tahun lalu

Kapolda Kalbar Soroti Bullying usai Kasus Bom Molotov Siswa SMP di Sungai Raya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal